Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menggulirkan program pasar murah di tiga titik strategis guna meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah. Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Kumperdag) Dharmasraya bersama Bank Nagari, Bank Indonesia, dan Bulog.
Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya, Alfiandri, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar. Program ini juga menjadi wujud komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan Wakil Bupati Leli Arni dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan rumah tangga warga.
"Melalui arahan Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau," ujar Alfiandri di Pulau Punjung, Sabtu (9/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga dapat membeli berbagai komoditas dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp60.000, minyak goreng Minyak Kita Rp12.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, serta telur ayam Rp45.000 per tray.
Jadwal pelaksanaan pasar murah telah ditetapkan di tiga lokasi, yakni Kantor Wali Nagari Koto Baru pada 13 Mei 2026, depan Masjid Agung Babussalam pada 22 Mei 2026, dan Kantor Camat Sungai Rumbai pada 5 Juni 2026.
Alfiandri menjelaskan bahwa penyebaran lokasi dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai wilayah. Ia pun mengimbau warga untuk segera memanfaatkan kesempatan ini mengingat ketersediaan stok yang terbatas.
"Harapan kita program ini benar-benar membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan," pungkasnya.

