Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat komitmennya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor. Langkah ini diambil untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran di tingkat kota.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Payakumbuh, Yasrizal, yang mewakili Wali Kota Zulmaeta, memimpin langsung rapat tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antar berbagai dinas dan pemangku kepentingan. "Koordinasi lintas sektor ini krusial untuk meningkatkan layanan dan mutu program MBG," tegas Yasrizal. Ia juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal Payakumbuh dalam pelaksanaan program. "Ini akan menjamin kesegaran makanan, menggerakkan ekonomi daerah, dan memperkuat UMKM," tambahnya.
Yasrizal juga menyoroti percepatan pemenuhan persyaratan kelayakan bagi Sentra Pangan Produksi Gizi (SPPG), termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal ini penting untuk menjaga mutu dan kualitas MBG bagi penerima manfaat, seperti peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menyatakan kesiapan dinasnya untuk mendukung program MBG. "Kami siap berkolaborasi, terutama dalam memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pangan lokal yang berkualitas," ujarnya.
Saat ini, 23 dari 32 SPPG terdaftar di Payakumbuh telah beroperasi, menjangkau sekitar 58.000 penerima manfaat, atau 93,5% dari target 62.000 jiwa. Pemko Payakumbuh optimis target ini akan tercapai seiring dengan percepatan operasional SPPG lainnya.
Hasil Rakor ini akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemko Payakumbuh.
Rakor ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, OPD terkait, ketua yayasan, dan kepala SPPG se-Kota Payakumbuh.






