Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadi narasumber dalam Workshop Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah Wilayah Sumatera karena dinilai berhasil dalam pelaksanaan KKI. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Medan, Kamis (20/11/2025).
Kepala BPKAD Padang, Raju Minropa, yang mewakili Pemko Padang, menyampaikan bahwa penggunaan KKI di Pemko Padang mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Nilai transaksi KKI Kota Padang meningkat dari Rp 89,5 juta pada tahun 2023 menjadi Rp 740,4 juta pada tahun 2024, dan mencapai Rp 3,26 miliar pada tahun 2025. Pemko Padang menargetkan penggunaan KKI mencapai Rp 15 miliar pada tahun 2026.
Pemko Padang dinilai sebagai salah satu pemerintah daerah yang paling siap dalam penggunaan KKI di Indonesia, yang dibuktikan dengan adanya peraturan penggunaan KKI. Aturan teknis penggunaan KKI di lingkup Pemko Padang disiapkan berdasarkan Permendagri 79/2022, antara lain Perwako 7/2023, Kep-Wako 507/2024, Kep-Wako 738/2024, dan Kep-Wako 758/2024.
Penggunaan KKI di lingkup pemerintah daerah bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, pengelolaan keuangan yang lebih baik, pembayaran non-tunai (cashless payment), kemudahan pembayaran, dan mempercepat proses administrasi. Selain Bank Indonesia, Kementerian Dalam Negeri RI dan LKPP juga hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.





Komentar