Surabaya – Penguatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di sektor maritim, seperti PT PAL Indonesia dan PT Pelindo Jasa Maritim, menjadi kunci kemandirian industri maritim nasional. Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, saat kunjungan kerja di Surabaya pada 21-23 November 2023.
Nevi menyoroti rendahnya utilisasi pembangunan kapal baru yang hanya mencapai 30-40 persen, serta tingginya ketergantungan impor komponen hingga 70 persen dari biaya produksi galangan.
“Kami di Komisi VI DPR RI akan menindaklanjuti terkait kebutuhan investasi modernisasi galangan dan skema pembiayaannya,” ujar Nevi.
Legislator tersebut juga meminta PT PAL dan Pelindo Jasa Maritim untuk menyerahkan data utilisasi fasilitas, kebutuhan peningkatan kapasitas, serta peta risiko rantai pasok. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar BUMN untuk modernisasi galangan dan peningkatan layanan pelabuhan, sejalan dengan peningkatan kualitas SDM maritim nasional.
Nevi berharap kunjungan ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih kuat, terutama terkait pengawasan kontrak industri pertahanan, harmonisasi regulasi lintas kementerian, serta penguatan kapasitas galangan dan kepelabuhanan nasional.



Komentar