Nevi Zuairina Apresiasi Tradisi Manjamu Labai pada Peringatan Maulid di Padang Pariaman

Kegiatan ini dinilai sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah dan pelestarian tradisi.

PADANG PARIAMAN – Anggota Komisi IV DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, memberikan dukungan penuh terhadap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipadukan dengan tradisi Manjamu Labai di Surau Tangah Padang, Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (21/9/2024).

Nevi menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Rasulullah sekaligus upaya konkret dalam menjaga warisan tradisi keagamaan Minangkabau.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan rutin seremonial secara tahunan,” ujar Nevi.

Ia menambahkan bahwa acara ini berfungsi sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah, meneladani akhlak beliau, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Legislator asal Sumatera Barat tersebut memandang tradisi Manjamu Labai memiliki nilai sosial dan spiritual yang krusial bagi kehidupan masyarakat setempat.

Tradisi ini dinilai mampu mencerminkan sikap penghormatan kepada para ulama serta memperkokoh semangat gotong royong dan silaturahmi antarwarga.

Nevi secara khusus mengapresiasi kontribusi Labai Ali Azar, tokoh agama, serta panitia yang bekerja keras menyukseskan perhelatan tersebut.

“Tradisi keagamaan seperti Manjamu Labai harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa nilai penghormatan kepada ulama dan semangat persaudaraan di dalamnya merupakan pilar kekuatan masyarakat Minangkabau.

Menurut Nevi, pelestarian tradisi ini sangat selaras dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang menjadikan Islam sebagai landasan utama kehidupan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi mampu memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan kepedulian sosial bagi seluruh masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, memperkuat persatuan umat, dan semakin menumbuhkan semangat meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Nevi.

Komentar