Mahyeldi Ingatkan Pedagang Pasar Ateh: Jaga Hospitality, Kebersihan!

Berita:

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan lingkungan bagi pedagang di Pasar Ateh, Bukittinggi, terutama menjelang puncak kunjungan wisatawan saat libur Lebaran. Penegasan ini disampaikan saat Mahyeldi meninjau langsung aktivitas perdagangan dan kondisi kawasan wisata di Bukittinggi pada Senin (23/3/2026).

Menurut Mahyeldi, meskipun kesiapan Bukittinggi menyambut lonjakan wisatawan sudah cukup baik, peningkatan keramahan pedagang dan kebersihan kawasan pasar tetap menjadi prioritas. "Secara umum kondisinya cukup baik. Namun yang perlu terus kita dorong adalah peningkatan hospitality dan kebersihan," ujarnya.

Mahyeldi menegaskan bahwa kualitas pariwisata tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada pengalaman wisatawan, termasuk pelayanan yang ramah dan lingkungan yang bersih serta nyaman. Sebagai destinasi utama di Sumatera Barat, Bukittinggi memegang peranan penting dalam membentuk citra daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak, khususnya pedagang Pasar Ateh, untuk menjaga standar pelayanan. "Bukittinggi adalah wajah Sumatera Barat bagi wisatawan. Karena itu, hospitality harus benar-benar dijaga," tegasnya.

Momentum libur Lebaran, lanjut Mahyeldi, menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi kesiapan sektor pariwisata. Tingginya jumlah kunjungan harus dimanfaatkan sebagai bahan pembenahan ke depan. Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat adalah kunci untuk menjaga kualitas destinasi wisata. "Pasar Ateh dan kawasan wisata harus tampil bersih, tertata, dan nyaman agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik saat berkunjung," ucapnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memastikan sektor pariwisata terus berbenah dan memberikan layanan berkualitas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.