Mahasiswa Unes Jelajahi Tribun Padang, Dalami Jurnalistik Multiplatform

Padang – Sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Eka Sakti (Unes) Padang berkunjung ke kantor Tribun Padang pada Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan itu disambut langsung oleh pimpinan Tribun Padang, Arif Salim.

Dalam pertemuan tersebut, Arif menjelaskan bahwa kekuatan utama Tribun Padang adalah konsistensinya dalam menyajikan berita lokal. Di tengah perkembangan media digital, ia juga menyebut media itu telah menerapkan distribusi multiplatform.

Berita, kata Arif, tidak hanya dipublikasikan melalui situs resmi, tetapi juga disebarkan lewat Instagram, WhatsApp, TikTok, dan YouTube. Pola tersebut terutama dipakai untuk menyampaikan breaking news, dengan tetap mengutamakan akurasi dan verifikasi informasi.

Kunjungan itu juga diisi dialog interaktif antara mahasiswa dan manajemen Tribun Padang. Elika menanyakan strategi media tersebut dalam mengemas berita agar menarik bagi Gen Z.

Menanggapi pertanyaan itu, Arif menegaskan bahwa penyesuaian format menjadi hal utama. “Kuncinya ada pada adaptasi format. Kami menyajikannya dalam bentuk video pendek yang sesuai dengan gaya dan selera Gen Z,” ujarnya.

Hanifah Khayyum kemudian menyinggung data internal yang menunjukkan segmen penonton perempuan masih berada di posisi terendah. Ia juga mempertanyakan pentingnya rating serta cara meningkatkannya.

Arif menyatakan rating merupakan salah satu indikator kinerja media. Untuk menjangkau pembaca perempuan, Tribun Padang memperbanyak berita yang berkaitan dengan isu dan topik seputar dunia wanita.

“Untuk menjaga dan menaikkan rating, kami harus konsisten menyajikan berita yang berbasis fakta dan tepercaya,” kata Arif.

Sementara itu, Rendi Gusnado Putra menanyakan prosedur bagi masyarakat atau mahasiswa yang ingin mengirimkan tulisan maupun rilis berita ke Tribun Padang. Arif menjelaskan, proses pengiriman terbuka dan cukup mudah dilakukan.

Materi tulisan dapat dikirim melalui email resmi Tribun Padang. Setelah diterima, tim redaksi akan melakukan seleksi terlebih dahulu untuk memastikan informasi tersebut layak dimuat dan memenuhi syarat pemberitaan.

Pertanyaan lain datang dari Hikmal Tri Ananda Putra yang menanyakan rekam jejak publikasi serta kebijakan take-down bila terjadi kekeliruan data. Arif menegaskan Tribun Padang berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Sejauh ini kami belum pernah memublikasikan berita yang tidak benar. Sebelum tayang, ada proses pengecekan yang ketat dan berlapis. Yang paling penting, setiap berita harus memiliki narasumber yang jelas dan kredibel,” ujarnya.

Komentar