Padang – Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, terus mempercepat aktivasi program Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar data warga sasaran tercatat akurat sebelum batas waktu berakhir.
Lurah Koto Panjang Ikur Koto, Doni, mengatakan agen Perlinsos di tingkat RW aktif turun ke permukiman untuk menyampaikan informasi kepada warga secara merata.
Hingga kini, pendataan telah menjangkau sekitar 1.370 kepala keluarga (KK), dan jumlah itu masih berpotensi bertambah karena petugas di setiap RW masih melakukan pendataan lapangan, kata Doni pada Selasa (11/8/2026).
Proses pendataan dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari kunjungan rumah ke rumah hingga pertemuan di rumah ketua RT dan RW, masjid, serta fasilitas umum lainnya.
Sosialisasi dasar juga disebarkan melalui jaringan komunikasi di tingkat RT dan RW.
Menurut Doni, cara pendekatan langsung itu efektif untuk meningkatkan kesadaran warga sekaligus membantu pemerintah daerah memperbarui data dasar calon penerima bantuan agar lebih objektif dan sesuai kondisi lapangan.
Ia juga menyebut aktivasi Perlinsos membuat masyarakat semakin memahami manfaat bantuan tersebut.
Karena itu, kelurahan mengimbau warga yang memiliki Kartu Keluarga (KK) KPIK agar segera melakukan aktivasi sebelum batas akhir 31 Agustus 2026.
“Seluruh masyarakat KPIK yang memiliki KK KPIK diharapkan segera mengaktivasi Perlinsos. Program pemerintah pusat ini penting untuk memudahkan pendataan warga yang akan menerima bantuan secara tepat,” ujar Doni.
Untuk menjangkau warga yang belum terlayani, Kelurahan KPIK juga menjadwalkan layanan aktivasi terpusat pada Kamis (13/8/2026) di kantor kelurahan setempat.
“Marilah kita sukseskan program ini bersama. Insya Allah pada Kamis nanti akan ada aktivasi Perlinsos di kelurahan, jadi mari datang ramai-ramai,” kata Doni.






Komentar