Kementerian PU Geser Cepat Pulihkan 664 Infrastruktur Sumbar Terdampak Bencana

Padang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memulihkan 664 unit infrastruktur yang terdampak bencana di Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini diambil untuk segera mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.

Direktorat Jenderal Prasarana Strategis memfokuskan penanganan pada pembersihan dan pemulihan fasilitas sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Tujuannya agar fasilitas-fasilitas tersebut dapat kembali berfungsi secara aman dan bertahap.

"Proses penanganan dilaksanakan secara bertahap dan diawasi langsung di lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, tepat sasaran, serta sesuai standar keselamatan dan teknis," tulis Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dalam keterangan di akun Instagram resminya.

Berdasarkan data Satker Pelaksana Prasarana Strategis (PPS) Sumatra Barat per 14 Januari 2026, kerusakan meliputi 428 sekolah, 67 madrasah, 73 fasilitas kesehatan, 18 pondok pesantren, 59 rumah ibadah, 15 kantor pemerintahan, serta empat pasar.

Tiga wilayah yang paling terdampak adalah Pesisir Selatan (134 unit), Padang Pariaman (90 unit), dan Padang (81 unit).

"Dengan langkah pemulihan yang cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan, Kementerian PU berkomitmen menghadirkan kembali layanan dasar masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi di Sumatra Barat," imbuh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.