Kejurda Tinju Sumbar 2026 Sukses Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov

Padang – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Sumatera Barat 2026 resmi berakhir sukses di Gedung Beladiri Kompleks GOR Haji Agus Salim, Padang, Senin (4/5/2026). Ajang yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh 80 petinju dari 12 pengurus cabang se-Sumatera Barat sebagai langkah strategis mematangkan persiapan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI di Tanah Datar, Oktober mendatang.

Ketua Pengprov Pertina Sumbar, Efendi, menegaskan bahwa turnamen ini menjadi tolok ukur krusial untuk mengevaluasi hasil latihan para atlet. "Kejurda ini menjadi ajang pemanasan bagi para petinju sebelum tampil di Porprov. Kita ingin melihat sejauh mana kesiapan mereka setelah menjalani latihan," ujar Efendi.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan agenda lanjutan berupa turnamen terbuka Veri Mulyadi Cup pada pertengahan Juni 2026. Kompetisi tersebut nantinya akan berfungsi sebagai ajang seleksi atlet untuk menghadapi PON Beladiri di Manado 2026. Efendi berharap, rangkaian turnamen ini mampu membangkitkan kembali gairah latihan para petinju daerah yang sempat vakum.

Senada dengan hal tersebut, Bendahara Umum Pertina Sumbar, Joni Sikumbang, menilai konsistensi penyelenggaraan kejuaraan adalah kunci utama pembinaan. "Ini awal kebangkitan tinju Sumbar. Tanpa turnamen, atlet sulit menjaga semangat latihan. Dengan adanya event, mereka punya target dan motivasi," ungkap Joni.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, yang menutup langsung kejuaraan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas gerak aktif Pertina Sumbar. Menurutnya, momentum ini sangat tepat untuk memetakan kekuatan atlet sebelum berlaga di ajang yang lebih besar.

"Tinju Sumbar terus menyala. Pengprovnya aktif, dan Kejurda ini jadi momen penting untuk melihat kesiapan atlet jelang Porprov di Tanah Datar," kata Hamdanus.

KONI Sumbar berkomitmen penuh untuk terus berkolaborasi dengan cabang olahraga guna mendongkrak prestasi daerah. Target besar pun telah dipasang, yakni menembus peringkat 10 besar dengan raihan minimal 20 medali emas pada PON 2028 di NTT-NTB. Kejurda ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi tinju Sumatera Barat di kancah nasional, menyusul agenda padat yang menanti, mulai dari PON Beladiri hingga Porwil 2027.

REKOMENDASI