Parik Malintang – Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan infrastruktur parah dan memaksa ribuan warga mengungsi. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari meninjau langsung dampak bencana tersebut pada Sabtu (29/1).
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, melaporkan bahwa sekitar 14.500 jiwa terdampak bencana dan hampir 3.000 warga mengungsi akibat hujan deras selama sepekan terakhir. Bantuan pangan dan pakaian sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.
Qodari menekankan percepatan pendataan infrastruktur yang rusak, terutama jalan dan jembatan. Data tersebut akan segera disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait.
Kunjungan KSP yang awalnya direncanakan ke posko pengungsian utama dialihkan ke titik-titik kerusakan infrastruktur berat, seperti Jembatan Anduriang yang putus. Tim KSP tetap diinstruksikan untuk menyampaikan bantuan dari Presiden ke Posko Galapuang.
Turut mendampingi kunjungan KSP antara lain Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Danrem 032 Wirabraja, Anggota Forkopimda Provinsi Sumbar, Forkopimda Padang Pariaman, Sekda, dan beberapa Kepala OPD terkait.







Komentar