Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan menghindari potensi kecelakaan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa jalur kereta api adalah zona terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api. "Kami masih menemukan warga yang berkumpul di sekitar rel saat Ramadhan. Jalur kereta api bukan ruang publik, risiko kecelakaan sangat besar," ujarnya.
Larangan beraktivitas di jalur rel diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pasal 181 ayat (1) menyebutkan larangan berada di ruang manfaat jalur kereta api dan melakukan tindakan yang dapat membahayakan. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15.000.000 sesuai Pasal 199.
KAI Divre II Sumbar secara konsisten melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah dan komunitas. Selain itu, pengamanan jalur diperketat dengan peningkatan patroli dan penempatan personel keamanan di titik rawan. KAI juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menjaga keamanan.
Menjelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar meningkatkan pengawasan melalui safety talk, inspeksi rutin, dan pengecekan lapangan. Petugas keamanan disiagakan di lokasi strategis, terutama perlintasan sebidang tidak terjaga. Perhatian khusus diberikan pada Daerah Perhatian Khusus (DAPSUS) yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Reza menambahkan, keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. "Kami mengajak masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur rel. Laporkan kegiatan mencurigakan kepada petugas KAI atau pihak berwenang," imbaunya.
KAI juga mengingatkan pengguna jalan untuk selalu waspada saat melintasi perlintasan sebidang, mendahulukan kereta api, dan tidak menerobos palang demi keselamatan bersama. KAI Divre II Sumbar berharap tercipta lingkungan perkeretaapian yang aman dan nyaman selama Ramadhan dan Lebaran. "Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat," pungkas Reza.






