Padang – Pemerintah Kota Padang berencana membuka kembali jalur dua arah di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Plaza Andalas, pada Agustus mendatang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penataan kawasan Pasar Raya Padang dan mendukung pengoperasian jalur Bus Trans Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa pembukaan jalur dua arah ini telah lama menjadi wacana dan sempat tertunda akibat pemotongan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD). "Pada 2025 lalu dana TKD kita dipotong, sehingga anggaran untuk perbaikan jalan ini terpaksa kita hapus. Alhamdulillah sekarang TKD kita sudah kembali," ujarnya. Fadly berharap, jika memungkinkan, dana TKD dapat digunakan untuk perbaikan jalan pada perubahan anggaran Agustus nanti.
Selain membuka jalur dua arah, Pemkot Padang juga berencana mengoperasikan jalur Bus Trans Padang di kawasan tersebut. Fadly meminta dukungan manajemen Plaza Andalas untuk membangun halte di depan pusat perbelanjaan. Ia juga meminta penataan parkir liar yang kerap terlihat di area tersebut.
"Pembukaan jalur dua arah ini merupakan bagian dari penataan kawasan Pasar Raya Padang dan masuk dalam program unggulan," kata Fadly. Ia berharap kawasan pasar dapat tertata lebih rapi, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat berjalan dengan nyaman.
Perwakilan pedagang Plaza Andalas, Imam Bukhari, menyambut baik rencana ini. Ia menyebutkan bahwa Wali Kota Padang mendukung usulan pedagang dan pengelola pusat perbelanjaan. "Kalau jalur dua arah kembali dibuka, tentu akan berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi toko-toko di sepanjang Jalan Pemuda," ujarnya. Imam berharap, dengan dibukanya jalur dua arah, jumlah pengunjung dan aktivitas perdagangan akan meningkat.
Pada tahap awal, direncanakan pembangunan satu halte Trans Padang di depan Plaza Andalas. Pembukaan jalur dua arah ditargetkan dapat direalisasikan sekitar Agustus mendatang, setelah terbitnya petunjuk teknis penggunaan dana TKD.






