Padang – Kabar baik datang dari Tanah Datar, Sumatera Barat, terkait penanganan pascabencana hidrometeorologi. Bupati Eka Putra mengumumkan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana telah rampung 100 persen.
"Alhamdulillah, 66 unit huntara di tiga lokasi sudah selesai dibangun dan dimanfaatkan masyarakat," ujar Eka Putra saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Satuan Tugas Rehab dan Rekontruksi (Satgas RR) Pascabencana secara virtual, Jumat (27/2/2026).
Selain huntara, pemerintah daerah juga tengah membangun hunian tetap (huntap) terpadu di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana.
Satgas RR sendiri fokus pada pemulihan layanan dasar, sosial ekonomi masyarakat, serta pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Dalam rakor tersebut, disampaikan pula rencana pembangunan huntara dan huntap secara nasional.
Untuk Sumatera Barat, dari 732 usulan huntara, 721 unit telah selesai dibangun. Sementara untuk huntap, 817 unit sedang dalam proses pembangunan dari total 3.750 usulan.






