Padang – Hujan deras dan angin kencang tumbangkan sejumlah pohon di Kota Padang, Minggu (28/9), mengakibatkan kerusakan pada dua rumah warga. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat, pohon tumbang pertama terjadi sekitar pukul 13.10 WIB di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan. Pohon sikalabuk menimpa rumah seorang nelayan bernama Izhar (63), menyebabkan kerusakan pada atap dan dinding dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB, pohon kelapa tumbang di Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, menimpa dua rumah warga. Rumah milik Tiara Puja Kesuma (34), seorang anggota Satpol PP, mengalami kerusakan hingga 45 persen, sementara rumah Tarmizi (64), seorang buruh harian lepas, mengalami kerusakan sekitar 10 persen. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, menyatakan cuaca ekstrem menjadi penyebab utama pohon tumbang. Tim Rescue PB BPBD telah dikerahkan ke lokasi untuk evakuasi dan pembersihan material. BPBD Kota Padang bersama unsur terkait membantu proses pembersihan material pohon.
BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, genangan air, dan bencana hidrometeorologi lainnya, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlanjut di Kota Padang.







Komentar