Pasaman Barat – Harga ikan laut di Kabupaten Pasaman Barat mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H. Meskipun demikian, pasokan ikan di wilayah tersebut terpantau tetap stabil.
Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan dari masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional pasca-Lebaran. Pantauan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Bangis menunjukkan bahwa beberapa jenis ikan mengalami kenaikan harga dibandingkan hari-hari biasa.
Menurut Zetriadi (41), seorang pedagang ikan di TPI Air Bangis, harga ikan tongkol naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, harga ikan tenggiri melonjak dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Ikan dencis juga mengalami kenaikan harga, dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
"Pasokan ikan sebenarnya tidak ada masalah, selama libur Lebaran masih lancar. Tapi setelah Lebaran, pembeli lebih ramai, permintaan meningkat, jadi harga ikut naik," ujar Zetriadi.
Zetriadi menambahkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi di tingkat pedagang, tetapi juga dari pemasok atau pengepul. Hal ini memaksa pedagang untuk menyesuaikan harga jual karena harga beli dari pengepul sudah lebih tinggi.
"Kami juga ambil dari pengepul sudah lebih mahal, jadi mau tidak mau harga di lapak ikut naik," tambahnya.
Kenaikan harga ikan ini mulai dirasakan oleh masyarakat. Yanti (47), seorang pembeli, mengaku harus menyesuaikan pengeluaran rumah tangga. "Biasanya saya beli agak banyak, sekarang dikurangi. Soalnya harganya naik, jadi harus disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.
Pembeli lainnya, Asnita (48), memilih untuk membeli ikan langsung di TPI Air Bangis karena menilai harga di lokasi tersebut lebih murah dibandingkan di pasar. "Kalau beli langsung di TPI, ikannya masih segar-segar dan biasanya lebih murah daripada di pasar," ungkapnya. Namun, ia mengakui tidak selalu bisa membeli langsung ke TPI karena keterbatasan jarak dan waktu. "Ini karena sekalian jalan-jalan bawa anak-anak ke Air Bangis disambilkan beli ikan," jelasnya.
Hingga saat ini, pasokan ikan di Pasaman Barat masih terpantau aman, meskipun harga di tingkat pasar mengalami kenaikan akibat meningkatnya permintaan pasca-Lebaran.




