Padang – Pemerintah Kota Padang terus menggenjot pemulihan fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung progres rehabilitasi dan rekonstruksi di Puskesmas Ulak Karang, Rabu (6/5/2026), guna memastikan pelayanan publik kembali berjalan optimal.
Peninjauan ini menjadi langkah strategis Pemko Padang dalam memantau perbaikan infrastruktur kesehatan yang sempat terdampak banjir dan hujan lebat. Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas dukungan nyata dalam program perbaikan fasilitas kesehatan di wilayahnya.
"Banjir dan curah hujan tinggi sebelumnya menyebabkan kerusakan, terutama pada bagian atap. Syukurlah, perbaikan di Puskesmas Ulak Karang sudah berjalan baik, mulai dari pengecatan ulang, penggantian plafon, hingga aplikasi waterproofing untuk mencegah kebocoran di masa depan," ujar Fadly Amran.
Hingga saat ini, sebanyak enam Puskesmas dan tujuh Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Padang telah menerima bantuan renovasi dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemko Padang berkomitmen untuk terus mengupayakan dukungan tambahan bagi fasilitas kesehatan lain yang masih membutuhkan perbaikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Sri Kurniayati, menambahkan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Kementerian PU dan Kementerian Kesehatan. Renovasi difokuskan pada perbaikan struktur atap yang rusak akibat angin kencang dan hujan berkepanjangan.
Dampak positif dari perbaikan ini pun dirasakan langsung oleh pihak puskesmas. Kepala Puskesmas Ulak Karang, dr. Inna Rokenry Azwar, menyatakan bahwa fasilitas yang lebih layak dan aman akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Perbaikan ini sangat berarti bagi kami. Dengan fasilitas yang kini lebih layak dan mendukung kinerja tenaga kesehatan, kami dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih optimal kepada masyarakat. Ini adalah investasi penting untuk kesehatan warga," pungkasnya.


