Batusangkar – MTQ ke-43 tingkat Tanah Datar resmi dibuka di lapangan Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, dengan Bupati Eka Putra memimpin langsung pembukaan ajang dua tahunan tersebut. Ia menyebut pelaksanaan di Pariangan sebagai kehormatan tersendiri karena nagari itu dikenal sebagai yang tertua di Minangkabau.
Eka Putra menilai penyelenggaraan MTQ di Pariangan menjadi penanda bangkitnya kembali semangat Luhak Nan Tuo yang berpegang pada falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) untuk mewujudkan Tanah Datar Madani.
“Alhamdulillah, kegiatan dua tahunan ini kembali bisa kita laksanakan. Saya yakin, selama Alquran terus dibaca dan diamalkan, masyarakat dan daerah kita akan selalu berada dalam perlindungan Allah SWT. Mari bersama-sama membuktikan nilai-nilai ABS-SBK untuk mewujudkan Tanah Datar Madani,” ujarnya.
Ia juga berharap MTQ ini melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan kafilah terbaik yang mampu membawa nama Tanah Datar lebih jauh di level yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan itu, Eka Putra turut menyampaikan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi. Ia menyinggung masih adanya indikasi ketidaktransparanan dewan hakim dalam penilaian pada beberapa pelaksanaan sebelumnya.
Menurut dia, kompetisi yang sehat akan melahirkan peserta berkualitas sekaligus menjaga semangat para kafilah. Eka Putra bahkan menegaskan Tanah Datar bisa saja tidak ikut jika persoalan serupa kembali terjadi pada MTQ tingkat provinsi berikutnya.
“Kalau di ajang MTQ tingkat provinsi selanjutnya hal seperti itu masih terulang, mungkin Tanah Datar tidak akan ikut. Saya tidak ingin hal-hal seperti ini merusak mental peserta maupun official. Kami siap kalah dalam kompetisi, tapi harus kompetisi yang sportif,” tegasnya.
Kepada para peserta, ia meminta mereka tampil percaya diri, menjunjung sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat iman dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ketua pelaksana yang juga Camat Pariangan, Miza Aziz, menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah dari 14 kecamatan yang ambil bagian dalam MTQ tersebut.
Ia menjelaskan, kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026, dengan mempertandingkan 12 cabang lomba. Total peserta yang ikut mencapai 744 kafilah dari 14 kecamatan se-Tanah Datar.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Anggota DPRD Sumatera Barat H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, serta Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Hukum Jasman.




Komentar