Pasaman – Masyarakat Nagari Padang Metinggi Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengeluhkan masalah ketahanan pangan, infrastruktur, dan aktivitas penambangan ilegal yang merusak lingkungan. Keluhan ini disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, saat reses pada Rabu (26/11/2025).
Warga menyoroti penyempitan lahan pertanian akibat banjir dan alih fungsi lahan. Mereka juga meminta dukungan anggaran untuk perbaikan jaringan pipa air bersih yang rusak.
Selain itu, masyarakat mendesak pemerintah untuk menindak tegas penambangan ilegal yang mencemari sungai dan merusak lingkungan. Warga juga mengusulkan pengaspalan jalan, penyediaan alat pertanian, dan pembangunan irigasi sawah.
Menanggapi keluhan tersebut, Ali Muda menyatakan akan menampung seluruh aspirasi sebagai prioritas perjuangannya di tingkat provinsi dan mengusulkannya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dicarikan solusi terbaik. Reses ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Harisuddin, Wali Nagari Padang Metinggi Utara Ahmad Fauzan, dan tokoh masyarakat setempat.







Komentar