Padang – Komisi VI DPR RI menunjukkan dukungan penuh terhadap penggunaan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Dukungan ini diwujudkan melalui kunjungan langsung ke pabrik dan rumah contoh SEPABLOCK milik PT Semen Padang pada Kamis (22/1/2026).
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari rencana besar pemerintah untuk menyediakan Huntap yang layak, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat terdampak bencana. "Produk SEPABLOCK akan berkontribusi langsung dalam pembangunan Huntap," ujarnya.
Andre Rosiade secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap keunggulan SEPABLOCK. Menurutnya, teknologi bata interlock ini menawarkan solusi konstruksi yang cepat, tahan gempa, dan relatif terjangkau. "Proses pengerjaannya sangat cepat, dalam dua minggu rumah sudah bisa berdiri. Rumahnya tahan gempa dan tahan api, harganya pun terjangkau," jelasnya. Ia menambahkan, untuk rumah tipe 36 meter persegi, biayanya berkisar antara Rp150 juta hingga Rp160 juta.
Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk mendukung penuh program pemerintah dalam pembangunan Huntap. Ia menjelaskan bahwa kapasitas produksi SEPABLOCK saat ini mencapai 100 hingga 110 unit rumah per bulan, atau sekitar 1.200 hingga 1.300 unit rumah per tahun.
SIG sendiri telah mengantongi kontrak pembangunan 4.800 unit Huntap di Sumatera Barat dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Andre Rosiade juga mendorong SIG untuk bersaing di Sumatera Utara dan Aceh, dengan mempertimbangkan aspek harga agar lebih kompetitif.
Dengan sinergi antara PT Semen Padang, SIG, dan pemerintah pusat, Pri Gustari berharap program hunian tetap ini dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Saat ini, pihaknya juga intensif berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta berbagai satuan kerja terkait untuk merealisasikan pembangunan Huntap secara optimal.






