Padang – Dinas Sosial Kota Padang memfasilitasi pemulangan serta reunifikasi satu keluarga terlantar yang sebelumnya menetap di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Proses serah terima keluarga tersebut berlangsung di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Sabtu (31/10/2026).
Reunifikasi ini melibatkan Budi (35), Nopi (27), beserta tujuh orang anak mereka.
Keluarga tersebut diketahui hidup berpindah-pindah selama delapan tahun di wilayah Cileungsi, Cibinong, hingga Bekasi sebelum akhirnya ditemukan mengemis di kolong flyover Simpang Cileungsi.
Mereka sempat hidup dalam kondisi kekurangan gizi, tidak memiliki dokumen kependudukan, serta tidak mendapatkan akses pendidikan maupun bantuan sosial.
Pemulangan ini terlaksana berkat koordinasi intensif antara Dinsos Kota Padang, Sentra Galih Pakuan Bogor, BBPPKS Regional I Sumatera, serta pemerintah setempat.
Sebelum dipulangkan, keluarga ini telah menerima pendampingan edukasi pengasuhan anak dan pemeriksaan biometrik kependudukan di Cileungsi.
Kepala Dinsos Kota Padang, Eri Sendjaya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menangani masalah sosial masyarakat.
“Ini bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang melalui Progul Padang Melayani untuk membantu masyarakat yang mengalami permasalahan sosial,” ujar Eri.
Eri memastikan pemerintah akan terus memberikan intervensi hingga kondisi keluarga tersebut pulih sepenuhnya.
“Meskipun berada di luar daerah, kami tetap hadir memastikan mereka kembali ke Padang dan mendapat penanganan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Padang kini memfasilitasi pembuatan KTP dan KK, mengupayakan anak-anak masuk Sekolah Rakyat, serta memasukkan keluarga tersebut ke dalam skema bantuan sosial.
Perwakilan keluarga, Wendri Donal, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Kami sangat bersyukur Budi, Nopi, dan anak-anak bisa kembali ke Padang,” ungkap Wendri.
Ia berharap dukungan ini mampu memulihkan kondisi keluarga tersebut agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak di masa depan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang dan Dinsos Kota Padang atas bantuannya,” pungkasnya.








Komentar