Agam – Camat Canduang, Syahrul Hamidi, membuka pawai taaruf wisuda tahfidz santri Mushala Nurul Haq, Minggu (21/12).
Sebanyak 38 peserta mengikuti acara yang berlangsung di halaman mushala.
Syahrul Hamidi menekankan pentingnya wisuda tahfidz sebagai pemacu generasi penghafal Alquran.
Program ini sejalan dengan gerakan “Kembali ke Surau” atau “Bangkit dari Surau”.
Gerakan ini adalah program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam. Tujuannya membangkitkan kembali peran surau sebagai pusat pendidikan, keagamaan, dan budaya.
Program tahfidz diimplementasikan di berbagai tingkatan pendidikan. Mulai dari sekolah dasar hingga menengah, serta lembaga pendidikan non-formal seperti pondok pesantren dan TPQ.
“Perkembangan dan kemajuan proses pembelajaran pendidikan tahfidz Alquran di Kecamatan Canduang tidak terlepas dorongan dari pemerintahan nagari,” jelas Syahrul.
Partisipasi masyarakat, baik yang di kampung maupun perantau, juga berperan dalam menyukseskan program ini.
Syahrul mengapresiasi peran semua pihak dalam pelaksanaan wisuda tahfidz.
Wali Jorong Labuang, Alfauzan Azima, menjelaskan pawai taaruf wisuda tahfidz dimeriahkan dengan kesenian tradisional Minang.
Dikia rabano, drumband, serta iring-iringan barisan Bundo Kanduang turut memeriahkan acara.







Komentar