Bupati Eka Putra Percepat Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana Tanah Datar

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memacu percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Langkah strategis ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Kamis (7/6/2026).

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menemui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan terarah. Eka menegaskan bahwa penyediaan hunian yang layak, aman, dan nyaman menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak terlalu lama menetap di hunian sementara.

"Kami berkomitmen memastikan warga terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak. Percepatan ini menjadi prioritas agar masyarakat memiliki kepastian hunian," ujar Eka Putra.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak memfokuskan pembahasan pada sinkronisasi data, kesiapan lahan, serta dukungan teknis dan anggaran dari pemerintah pusat. Eka berharap kolaborasi kuat dengan BNPB dapat mengoptimalkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di lapangan.

Terkait teknis pelaksanaan, Pemkab Tanah Datar telah menyerahkan seluruh data hunian kepada BNPB. Masyarakat terdampak pun telah menyiapkan lahan untuk pembangunan huntap mandiri.

Berdasarkan data yang diajukan, terdapat 148 unit hunian yang terdampak di empat kecamatan, yakni Batipuh Selatan, Batipuh, Rambatan, dan X Koto. Rinciannya mencakup 88 unit huntap mandiri dan 56 unit huntap terpadu, sementara sisanya masih dalam proses pendataan.

Eka berharap dukungan penuh pemerintah pusat, terutama dalam aspek pendanaan dan percepatan administrasi, dapat membuat pembangunan huntap berjalan efektif dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.