Jakarta – Pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel mempertanyakan sejumlah pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Menurutnya, pelatih John Herdman tampak sudah memiliki rancangan yang jelas untuk pemusatan latihan dan agenda tim, tetapi masih ada beberapa keputusan skuad yang memunculkan tanda tanya.
Sorotan utamanya tertuju pada bek Bhayangkara FC, Muhammad Ferarri. Bung Towel menilai pemanggilan ke timnas senior semestinya didasarkan pada performa dan menit bermain, bukan sekadar potensi.
“Dasarnya apa memanggil Muhammad Ferarri? Dia lama cedera, lalu menit bermainnya kurang, tetapi dipanggil. Untuk level senior, yang dilihat seharusnya performa, bukan potensi,” kata Bung Towel dalam program One Corner tvOne.
Ia menekankan, alasan pemanggilan pemain perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan spekulasi di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bagi dia, keterbukaan penting untuk menjaga objektivitas, transparansi, dan fairness bagi seluruh pemain.
Bung Towel lalu membandingkan Ferarri dengan sejumlah pemain lain yang dinilai tampil konsisten sepanjang musim, tetapi belum mendapat panggilan ke tim nasional. Ia menyebut Komang Teguh yang menjadi andalan Borneo FC serta Kakang Rudianto yang memperkuat Persib Bandung.
“Bagaimana dengan Komang Teguh yang menit bermainnya cukup banyak dan konsisten? Bagaimana dengan Kakang Rudianto?” ujarnya.
Ia juga menyinggung nama-nama senior yang menurutnya masih layak dipertimbangkan, seperti Ricky Fajrin dari Bali United dan Adam Alis yang baru membawa Persib Bandung menjuarai kompetisi. Menurutnya, konsistensi harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih pemain timnas.
“Sepak bola menunjukkan siapa yang konsisten. Adam Alis masih ada di panggung paling atas dan terus mendapatkan kesempatan bermain,” tambahnya.
Meski melontarkan kritik, Bung Towel menegaskan bahwa setiap pelatih tetap memiliki pertimbangan teknis saat menyusun komposisi skuad. Namun, ia berharap proses seleksi dilakukan secara transparan agar tidak memunculkan dugaan yang tidak perlu.
“Kalau bicara Ferarri, jangan sampai muncul kesan tendensius. Hal-hal seperti itu harus dihindari. Pemanggilan pemain harus jelas,” tegasnya.







Komentar