Padang – Direktur Pemasaran Perum BULOG, Rahmanto Amin Jatmiko, meninjau stok dan perkembangan harga beras serta MinyaKita di Pasar Raya Kota Padang, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan itu dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan data untuk Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Langkah tersebut dinilai penting agar kondisi riil di lapangan tercatat akurat sebagai dasar kebijakan stabilitas pangan nasional.
Dalam peninjauan itu, Rahmanto juga berbincang langsung dengan para pedagang eceran.
Ia menampung masukan terkait perubahan harga, ketersediaan barang, dan pola kebutuhan masyarakat Padang saat ini.
“BULOG akan terus hadir di tengah masyarakat. Kami berkomitmen menjaga pasokan pangan tetap stabil. Di sisi lain, kami juga mengimbau para pengecer agar terus mengikuti ketentuan harga yang sudah ditetapkan supaya masyarakat dapat dilayani dengan baik dan adil,” ujar Rahmanto.
Ia menegaskan, kehadiran BULOG di pasar tradisional tidak hanya untuk memastikan stok tetap aman.
Menurut dia, langkah itu juga menjadi bagian dari pengawasan preventif agar rantai distribusi pangan berjalan tertib, tepat sasaran, dan terhindar dari praktik penimbunan yang merugikan konsumen.
Ke depan, BULOG menyebut akan terus memperkuat distribusi beras dan MinyaKita lewat pemantauan pasar secara berkala.
Koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan di daerah juga akan ditingkatkan untuk menyelaraskan ritme pasokan.
Melalui langkah di Pasar Raya Padang ini, BULOG kembali menegaskan perannya sebagai benteng ketahanan pangan nasional yang menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.




Komentar