BKSDA Sumbar Halau Harimau Sumatera yang Teror Permukiman Warga Solok

SOLOK – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melakukan upaya penghalauan terhadap seekor Harimau Sumatera yang muncul di kawasan permukiman Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok. Langkah ini diambil setelah satwa dilindungi tersebut dilaporkan memangsa tiga ekor anjing peliharaan warga.

Tim BKSDA Resort Wilayah Solok telah diterjunkan ke lokasi sejak Sabtu (18/4/2026) untuk melakukan verifikasi lapangan. Berdasarkan temuan jejak kaki berukuran 8 sentimeter, petugas memastikan hanya ada satu individu harimau dewasa yang berkeliaran di sekitar ladang dan rumah penduduk.

"Kami melakukan penghalauan menggunakan meriam karbit agar harimau kembali ke habitat aslinya di Suaka Margasatwa Barisan," ujar perwakilan tim BKSDA di lokasi.

Selain upaya penghalauan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat mengenai langkah mitigasi konflik. Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian, menghindari kegiatan di luar rumah saat malam hari, serta mengamankan hewan ternak di dalam kandang.

Hingga saat ini, situasi di Nagari Koto Sani terpantau kondusif dan tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan satwa tersebut. Meski demikian, BKSDA tetap melakukan pemantauan intensif. Jika harimau kembali muncul, petugas akan memasang kamera jebak untuk memetakan pola pergerakan satwa sebagai dasar penanganan lebih lanjut. Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat tanda-tanda keberadaan satwa liar di lingkungan mereka.