Padang – Setelah hampir dua bulan berjibaku membantu korban banjir di Kabupaten Padang Pariaman, 29 personel BKO Ditpolairud Baharkam Polri akhirnya ditarik kembali ke Jakarta. Kepulangan tim bantuan ini dilepas dalam upacara resmi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (13/1/2026).
Tim BKO Polairud memegang peranan penting dalam upaya penyelamatan dan pemulihan pascabencana, terutama saat akses darat terputus. Mereka mengevakuasi warga, berpatroli di perairan rawan, membersihkan fasilitas umum, dan mendistribusikan logistik.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel BKO yang telah bekerja keras membantu masyarakat terdampak bencana. "Dua bulan bukan waktu yang singkat. Rekan-rekan telah bekerja siang dan malam, termasuk di hari libur, demi membantu masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya. Ia menambahkan, "Atas nama Kapolda dan seluruh masyarakat Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan."
Brigjen Pol Solihin juga menegaskan bahwa kerja keras tim BKO merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah situasi sulit. "Apa yang dikerjakan dengan tulus dan ikhlas ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri untuk rakyat. Semoga seluruh personel selamat kembali ke Jakarta dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga," lanjutnya.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyoroti sinergi antara Polda Sumbar, Polres Padang Pariaman, dan personel BKO sebagai kunci keberhasilan penanganan darurat. "Personel BKO terlibat langsung dalam berbagai kegiatan krusial, mulai dari evakuasi warga di wilayah terendam, patroli perairan untuk menjamin keselamatan, hingga membantu distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan," jelasnya.
Saat ini, fokus penanganan bencana di Padang Pariaman telah bergeser ke tahap pemulihan jangka menengah oleh pemerintah daerah. Dengan aktivitas pengungsian yang mulai ditutup dan kondisi wilayah yang membaik, bantuan tambahan dari Mabes Polri dinyatakan telah selesai. Upacara pelepasan tim BKO turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, termasuk Dirlantas, Dansat Brimob, dan Kapolres Padang Pariaman.


