Belgia Bidik Tebus Dosa di Piala Dunia 2026

Jakarta – Timnas Belgia akan kembali tampil di Piala Dunia untuk ke-15 kalinya saat mentas di edisi 2026 di Amerika Utara. Setelah tersingkir mengecewakan di fase grup pada 2022, De Rode Duivels datang dengan misi menebus kegagalan tersebut.

Turnamen ini juga diperkirakan menjadi ajang terakhir bagi sisa-sisa generasi emas Belgia. Meski begitu, mereka tetap bertekad menegaskan status sebagai salah satu kekuatan elite Eropa.

Belgia sudah ikut sejak Piala Dunia edisi perdana pada 1930. Perjalanan mereka tidak selalu mulus, tetapi capaian terbaik hadir di Piala Dunia 2018 ketika Kevin De Bruyne dan kawan-kawan finis di posisi ketiga.

Hasil itu menjadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah sepak bola Belgia. Setelah tampil konsisten pada empat edisi terakhir secara beruntun, Belgia kini ingin membuktikan bahwa mereka masih pantas diperhitungkan di level tertinggi.

Secara keseluruhan, Belgia telah 15 kali tampil di Piala Dunia dengan prestasi terbaik peringkat ketiga pada 2018. Dalam ranking FIFA terbaru per Mei 2026, mereka menempati posisi kedelapan.

Sejak Januari 2025, kursi pelatih dipegang Rudi Garcia. Juru taktik asal Prancis itu menggantikan Domenico Tedesco dan membawa pendekatan permainan yang lebih seimbang.

Meski sempat menuai keraguan pada awal masa tugasnya, Garcia sukses membawa Belgia lolos dari kualifikasi zona Eropa sebagai juara Grup J. Mereka menutup fase tersebut tanpa kekalahan, dengan lima kemenangan dan tiga hasil imbang.

Belgia juga kini tidak lagi hanya bertumpu pada nama-nama lama. Kevin De Bruyne yang kini berseragam Napoli tetap menjadi pengatur serangan utama, sementara Romelu Lukaku masih menjadi ancaman besar di depan gawang.

Dari generasi baru, Charles De Ketelaere tampil sebagai gelandang kreatif yang sedang berada dalam performa terbaik di level klub bersama Atalanta. Jeremy Doku dari Manchester City menjadi senjata lewat kecepatan eksplosifnya.

Sementara itu, Lois Openda yang kini membela Juventus diproyeksikan sebagai penerus jangka panjang di lini depan. Kehadiran mereka memberi Belgia keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.

Di Piala Dunia 2026, Belgia tergabung di Grup G bersama Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Di atas kertas, mereka difavoritkan untuk melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup.

Jika mampu menjaga konsistensi, Belgia akan memiliki jalan yang terbuka menuju fase gugur. Anak asuh Rudi Garcia pun punya peluang besar untuk melangkah lebih jauh.

Komentar