Baznas Sawahlunto Kucurkan Rp3,5 Miliar Berdayakan Ekonomi Mustahik Lewat Pendidikan

Sawahlunto – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sawahlunto telah menyalurkan dana zakat senilai Rp3,5 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan (mustahik) di empat kecamatan hingga triwulan ketiga tahun 2025. Dana tersebut disalurkan di Kecamatan Lembah Segar, Barangin, Silungkang, dan Talawi.

Kepala Baznas Sawahlunto, Edrizon Effendi, menjelaskan bahwa penyaluran dana ini fokus pada pemberdayaan modal usaha bagi masyarakat kurang mampu agar mereka dapat mandiri secara ekonomi.

Selain itu, Baznas Sawahlunto juga mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar untuk sektor pendidikan, membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Baznas juga melaksanakan program bedah rumah untuk 20 unit rumah yang membutuhkan perbaikan.

“Kami juga memberikan bantuan hingga Rp70 juta kepada warga yang terjerat rentenir,” ujar Edrizon, Kamis (11/12). Bagi warga yang memiliki pinjaman lebih dari Rp70 juta, Baznas merekomendasikan penggunaan jasa bank syariah seperti BSI.

Edrizon mengakui bahwa penerimaan dana zakat tahun ini mengalami penurunan akibat efisiensi anggaran nasional dan perubahan sistem penyaluran sertifikasi guru. Namun, Baznas Sawahlunto terus berupaya mencari sumber pemasukan lain, termasuk melalui kerjasama dengan perusahaan tambang.

Target penyaluran dana Baznas Kota Sawahlunto tahun 2025 diharapkan dapat tercapai sesuai rencana, meskipun penyaluran triwulan keempat mungkin baru dapat dilaksanakan di awal tahun 2026.

Komentar