Padang – Bank Nagari mempertegas komitmennya dalam menjaga integritas dan tata kelola perusahaan dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Barat. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Rencana Tindak Lanjut Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Selasa (21/4/2026).
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk membangun sistem pengendalian internal yang lebih tangguh. Menurutnya, sinergi dengan BPKP bertujuan memastikan seluruh proses bisnis perbankan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip good corporate governance.
"Penguatan integritas harus dimulai dari langkah nyata. Kami ingin memastikan seluruh proses bisnis berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip good corporate governance," ujar Gusti, Minggu (26/4/2026).
Gusti menambahkan, peningkatan efektivitas pengendalian korupsi menjadi fondasi krusial bagi keberlanjutan bisnis bank daerah. Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan publik terhadap lembaga keuangan yang profesional dan bersih dari praktik penyimpangan.
Dalam prosesi penandatanganan tersebut, hadir jajaran Komisaris dan Direksi Bank Nagari serta tim BPKP Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan, Arif Ardiyanto. Turut hadir pula sejumlah pejabat BPKP lainnya, seperti Koordinator Pengawasan (Korwas) JFA Bidang Investigasi Dheny Purnomo dan Korwas JFA Bidang Akuntan Negara Deni Erwanto.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan internal, mencegah potensi penyimpangan sejak dini, serta meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara menyeluruh. Bagi Bank Nagari, kepercayaan masyarakat adalah aset utama yang harus dijaga melalui konsistensi praktik tata kelola yang bersih.
"Kepercayaan masyarakat lahir dari konsistensi. Kami ingin Bank Nagari hadir sebagai institusi yang tidak hanya sehat secara bisnis, tetapi juga terpercaya dalam praktik tata kelolanya," tegas Gusti.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Bank Nagari dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin menuntut akuntabilitas tinggi. Dengan penguatan budaya kerja yang transparan, Bank Nagari berupaya mempertahankan posisinya sebagai lembaga keuangan yang kredibel di mata publik.






