Koto Salak – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan Tahap III Program Permakanan kepada ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Koto Salak, Selasa (21/7/2026).
Bantuan ini menyasar ibu hamil dan menyusui yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) untuk memperbaiki asupan gizi dan mencegah stunting sejak dini.
Pada tahap ketiga, total penerima bantuan di seluruh Kabupaten Dharmasraya mencapai 251 orang.
Di Kecamatan Koto Salak, bantuan diberikan kepada 17 orang, yang terdiri atas 13 ibu hamil dan 4 ibu menyusui.
Annisa menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak dalam kandungan.
“Bantuan ini menjadi bukti komitmen kami untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” kata Annisa.
Ia juga menekankan bahwa setiap anak harus memiliki kesempatan tumbuh optimal demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurut dia, pembangunan manusia menjadi prioritas utama sekaligus fondasi kemajuan Dharmasraya.
Annisa menilai pencegahan stunting sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.
Tahun ini, program tersebut diprioritaskan untuk masyarakat pada desil 1 dan 2 karena keterbatasan fiskal daerah.
“Jika kondisi keuangan daerah membaik, cakupan program ini akan diperluas hingga menyasar masyarakat pada desil 5,” ujarnya.
Ia pun meminta warga yang memenuhi kriteria untuk segera melapor ke pemerintah nagari, kader Posyandu, atau Puskesmas.
Kepala Dinsos P3APPKB Dharmasraya Martin Efendi menjelaskan, jumlah penerima manfaat program ini mencapai 622 orang di seluruh kecamatan.
Rinciannya terdiri atas 549 ibu hamil dan 73 ibu menyusui dengan kondisi KEK.
Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp3 juta yang disalurkan bertahap sejak masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan.
Pemerintah daerah berharap pemenuhan gizi tersebut dapat melahirkan bayi sehat dan mempercepat penurunan angka stunting di Dharmasraya.





Komentar