Lubuk Basung – Open Tournament H. Kasmir Cup I resmi ditutup di Lapangan Bola Parit Panjang, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Minggu (5/7), setelah berlangsung selama dua pekan sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit pesepak bola daerah.
Portas Cubadak Lubuk Basung berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Persipa Parit Panjang, disusul Angin Salju Dama Gadang di peringkat ketiga dan Basco FC Batu Kambiang di urutan keempat.
Sebagai juara I, Portas Cubadak membawa pulang piala bergilir, trofi, dan uang pembinaan Rp7 juta. Juara II memperoleh trofi dan Rp5 juta, juara III mendapat trofi dan Rp3 juta, sedangkan peringkat IV menerima uang pembinaan Rp1 juta.
Penutupan turnamen dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Agam Khasman Zaini yang mewakili Bupati Agam. Hadir pula unsur Forkopimda, Forkopimca, kepala OPD terkait, Camat Lubuk Basung, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, niniak mamak, serta ratusan warga.
Atas nama Bupati Agam, Khasman menyampaikan apresiasi kepada H. Kasmir selaku penggagas turnamen. Ia menilai kegiatan itu memberi kontribusi nyata bagi pembinaan olahraga di Kabupaten Agam.
“Kami berterima kasih kepada H. Kasmir atas dedikasinya dalam mendukung pembinaan olahraga di Kabupaten Agam. Terima kasih juga kepada panitia, aparat keamanan, wasit, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat yang telah membantu menyukseskan turnamen ini. Selamat kepada seluruh tim yang meraih prestasi,” ujarnya.
Khasman juga berharap turnamen serupa terus berlanjut dan dapat diperluas hingga kelompok usia 12, 15, dan 17 tahun. Menurut dia, Pemkab Agam melalui Disperpora akan tetap mendukung penyelenggaraan kompetisi olahraga sebagai sarana pembinaan prestasi generasi muda.
Ketua panitia Yulki mengatakan turnamen ini digelar untuk memberi ruang bagi anak muda menyalurkan bakat olahraga sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif. Ia menambahkan, ajang tersebut juga berdampak pada perputaran ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung sehingga turnamen ini berjalan lancar. Ke depan, kami berharap ada peningkatan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan menuju stadion dan penyediaan jaringan listrik hingga kawasan lapangan,” kata Yulki.
Tokoh masyarakat Novri Hedios turut mengapresiasi pembangunan Lapangan Bola Parit Panjang oleh H. Kasmir sebagai fasilitas pembinaan atlet muda. Ia berharap sarana itu dapat melahirkan pesepak bola berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Agam sekaligus mendorong peningkatan pembangunan pendidikan tinggi di Lubuk Basung.


Komentar