Agam – Dinas Pertanian Kabupaten Agam menggelar sosialisasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit untuk program 2026, Rabu (3/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan mutu pelaku usaha di sektor perkebunan sawit daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Armelia, membuka langsung kegiatan yang diikuti koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dari Palembayan, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, dan Lubuk Basung. Sosialisasi itu juga dihadiri perwakilan kelompok tani dan masyarakat pekebun.
Armelia mengatakan program tersebut disiapkan untuk membentuk insan perkebunan yang profesional dan mampu bersaing. Ia menilai, lewat pendidikan, pelatihan, dan beasiswa, perkembangan sektor kelapa sawit di Agam akan semakin kuat.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapat penjelasan rinci mengenai syarat, mekanisme pendaftaran, dan sasaran penerima manfaat program. Peserta juga berdiskusi agar informasi teknis bisa diteruskan dengan tepat kepada masyarakat pekebun di wilayah masing-masing.
Kepala Bidang Perkebunan, Ade Yusuf Thamrin, menyampaikan program tersebut berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang bekerja sama dengan Ditjen Perkebunan. Pada 2026, jumlah peserta ditargetkan naik dari 116 orang pada 2025 menjadi 158 orang.
Pemerintah daerah berharap koordinator BPP dan kelompok tani aktif menyampaikan informasi program itu kepada calon peserta yang memenuhi kriteria. Dengan meningkatnya kapasitas pelaku usaha, produktivitas perkebunan dan kesejahteraan masyarakat Agam diharapkan ikut terdorong.





Komentar