Padang – Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat mulai mematangkan persiapan atlet guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober mendatang. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Ruang Banggar DPRD Sumbar, Minggu (19/4).
Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, menekankan bahwa hasil Rakerda harus menjadi fondasi kuat bagi pembinaan atlet jangka panjang. "Hasil Rakerda ini harus mendukung pelaksanaan Porprov nantinya dan melahirkan program pembinaan atlet bola tangan yang berkelanjutan," ujar Zulfydar saat membuka rapat secara virtual.
Ketua Umum ABTI Sumbar, Muhayatul, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi organisasi agar lebih profesional dan berdaya saing. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut sinergi serta komitmen solid dari seluruh pengurus di 15 Pengcab ABTI se-Sumatera Barat.
"Kita menyadari tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan sinergi, komitmen, dan kerja sama yang solid dari seluruh pengurus dan anggota," tegas Muhayatul.
Sementara itu, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyambut positif langkah ABTI. Ia menyoroti bahwa Porprov XVI akan menjadi ajang perdana bagi cabang olahraga bola tangan untuk dipertandingkan. Hamdanus berharap ajang ini mampu menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dapat menyumbangkan medali bagi Sumatera Barat di ajang PON.
"Seluruh Pengprov Cabor hingga kini sudah terlihat intens melakukan persiapan Porprov ini. Saya harap Porprov nanti bisa menghasilkan atlet terbaik yang bisa menyumbangkan medali di PON nanti," ungkap Hamdanus.
Selain fokus pada Porprov, ABTI Sumbar juga tengah bersiap menghadapi sejumlah agenda nasional, di antaranya Kejurnas Youth pada Juni mendatang serta Kejurnas Senior kategori beach dan indoor di Sumatera Utara pada Oktober nanti. Rakerda yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana Seprinaldi ini turut dihadiri oleh Waketum Farzil Ale dan Sekum Septri guna memastikan seluruh program kerja berjalan optimal.






