PADANG – RSU Aisyiyah Padang menggelar bakti sosial operasi celah bibir dan langit-langit gratis dalam rangka memperingati Milad ke-39 pada Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung di lingkungan RSU Aisyiyah Padang sebagai wujud nyata kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat yang membutuhkan akses tindakan medis.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang Irwandi dan Direktur RSU Aisyiyah Padang dr. Silvana.
Turut hadir pula jajaran manajemen RSU Aisyiyah Padang serta perwakilan YTPK IASMA 1 Landbouw Bukittinggi.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang, Irwandi, memberikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan pihak rumah sakit beserta para mitra.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada RSU Aisyiyah Padang bersama seluruh pihak yang terlibat yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial ini,” ungkap Irwandi.
Irwandi berharap pelayanan kesehatan seperti ini dapat terus diperluas agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.
“Kami terus mendorong agar pelayanan kesehatan dapat diakses secara adil dan merata, tanpa membedakan latar belakang maupun kemampuan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Direktur RSU Aisyiyah Padang, dr. Silvana, menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan milad bertema ’39 Tahun Mengabdi, Berbakti, Bertumbuh, dan Berkemajuan’.
“Bagi kami, usia 39 tahun bukan sekadar tentang berapa lama rumah sakit ini telah berdiri, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang telah dan akan terus kami berikan kepada masyarakat,” kata Silvana.
Rangkaian kegiatan milad meliputi donor darah, penyuluhan kesehatan bagi siswa TK Aisyiyah, serta pemeriksaan USG gratis bagi ibu hamil di Puskesmas Bungus.
Operasi celah bibir dan langit-langit menjadi puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian acara tersebut.
Pihak rumah sakit mencatat sebanyak 20 pasien telah mendaftar, dengan lima orang di antaranya telah menjalani operasi pada Jumat (6/11/2026).
Silvana menegaskan bahwa seluruh proses tindakan medis dilakukan dengan tetap mengedepankan standar keamanan pasien.
“Untuk pasien lainnya, tindakan akan dilaksanakan sesuai hasil pemeriksaan dan penilaian kelayakan medis oleh tim dokter dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien,” pungkas Silvana.








Komentar