Pemerintah dan DPR Desak Hutama Karya Tuntaskan Proyek Tol Trans Sumatera

Jakarta – Pemerintah bersama DPR RI memberikan dukungan penuh kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk mengakselerasi penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Proyek strategis nasional ini diprioritaskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatera.

Pelaksana Tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan bahwa JTTS memiliki peran krusial sebagai jalur vital mobilitas masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

"Kami terus mendorong pembangunan JTTS agar memberikan manfaat luas, mulai dari efisiensi perjalanan dan logistik, hingga dukungan terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam masa pemulihan pascabencana," ujar Hamdani, Sabtu (12/4/2026).

Saat ini, fokus utama pengerjaan tertuju pada Jalan Tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74,2 kilometer. Progres konstruksi fisik proyek tersebut telah mencapai 97,91 persen dengan pembebasan lahan sebesar 94,79 persen. Seksi 2 hingga Seksi 5 telah beroperasi penuh, sementara Seksi 6 sudah difungsikan. Khusus Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 25 kilometer, ditargetkan beroperasi pada kuartal II 2026.

Ruas fungsional Seksi 1 tersebut kini menjadi tulang punggung distribusi logistik dan mobilitas warga dalam penanganan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh yang melanda sejak Desember 2025. Selain infrastruktur jalan, Hutama Karya juga terlibat aktif membangun hunian sementara bagi warga terdampak di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya.

Komitmen percepatan ini mendapat pengawasan ketat dari DPR RI. Komisi V DPR RI telah melakukan peninjauan langsung ke Gerbang Tol Padang Tiji dan Gerbang Tol Jantho untuk memastikan progres pembangunan serta efektivitas ruas tol dalam mendukung pemulihan bencana.

Dukungan serupa juga ditunjukkan oleh Komisi VI DPR RI melalui kunjungan kerja ke Provinsi Jambi. Di wilayah tersebut, Hutama Karya tengah mengebut pengerjaan ruas Tol Betung-Tempino-Jambi yang membentang sepanjang 170,70 kilometer.