Padang Kokohkan "Tungku Tigo Sajarangan": Fondasi Pembangunan, Perda Nagari Disiapkan

Padang – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat sinergi "Tungku Tigo Sajarangan" yang terdiri dari Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai sebagai fondasi utama pembangunan. Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan, kolaborasi tiga pilar ini, didukung pemerintah dan masyarakat, adalah kunci kemajuan berkelanjutan.

"Kami harus terus memperkuat sinergi antara pemerintah kota, lembaga adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Ini adalah kunci untuk mewujudkan Kota Padang yang lebih maju dan berdaya saing," ujar Fadly Amran saat buka puasa bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (17/3/2026).

Untuk memperkuat peran lembaga adat, intelektual, dan organisasi masyarakat, Pemko Padang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Nagari dalam Kota, implementasi Program Unggulan Sinergi Nagari. Fadly Amran optimis Ranperda ini akan segera dibahas dan disahkan bersama DPRD Kota Padang.

Regulasi ini diharapkan menjadi landasan hukum pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta meningkatkan efektivitas pembangunan. "Dengan adanya Perda Nagari Dalam Kota, kita harapkan lembaga adat dan tokoh masyarakat dapat berperan lebih aktif dalam proses pembangunan. Ini adalah langkah penting untuk mewujudkan Padang yang madani dan berkeadilan," imbuhnya.

Penguatan sinergi "Tungku Tigo Sajarangan" dan pembentukan Perda Nagari dalam Kota adalah komitmen Pemko Padang menjaga keseimbangan pembangunan fisik dan spiritual, serta melestarikan nilai budaya Minangkabau. Langkah ini diharapkan membawa Kota Padang menuju kejayaan berkelanjutan.