Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggandeng Arab Saudi untuk memperkuat layanan operasi jantung anak di RSUP Dr. M. Djamil, Padang, melalui program Proctorship Kasus Kardiovaskular Pediatrik yang dibuka Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada Kamis (30/7/2026).
Program ini melibatkan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief), Muslim World League (MWL), serta tim pengampu dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
Budi mengatakan penyakit jantung bawaan masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia.
Ia menyebut sekitar 48 ribu bayi lahir dengan kelainan jantung setiap tahun, dan 12 ribu di antaranya memerlukan operasi segera.
Menurut dia, hingga 2022 kapasitas nasional baru mencapai 6.000 operasi per tahun sehingga banyak pasien belum tertangani tepat waktu.
Pemerintah, kata Budi, terus memperluas kemampuan layanan dengan menambah rumah sakit pelaksana operasi jantung anak.
“Awalnya hanya ada sembilan rumah sakit di enam provinsi, kini sudah berkembang menjadi 15 rumah sakit yang tersebar di 12 provinsi,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran tim ahli dari Arab Saudi penting untuk mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menyambut kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan anak.
Arry menilai kehadiran tenaga ahli internasional menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas medis daerah melalui alih pengetahuan.
“Penanganan penyakit jantung bawaan bukan hanya persoalan medis, tetapi juga beban fisik, psikologis, dan ekonomi bagi keluarga,” ucapnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung kolaborasi lintas negara demi pemerataan layanan kesehatan.
RSUP Dr. M. Djamil kini diproyeksikan menjadi pusat layanan sekaligus pembinaan operasi jantung anak untuk wilayah Sumatera.
Rumah sakit itu juga diharapkan menjadi rujukan utama dalam meningkatkan standar pelayanan kardiovaskular pediatrik bagi fasilitas kesehatan lain di Sumatera Barat.


Komentar