Padang – Semen Padang FC akan menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga kandang penting di Stadion H. Agus Salim, Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB. Meskipun dalam kondisi fisik prima, Kabau Sirah dipastikan tampil tanpa diperkuat Boubakary Diarra akibat akumulasi kartu kuning.
Pelatih kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic, menyatakan bahwa absennya Diarra menjadi tantangan tersendiri. "Hanya saja yang tidak bisa diturunkan yakni Boubakary Diarra yang terkena akumulasi kartu kuning," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (3/3/2026).
Kabar baiknya, Wakaso yang sempat mengalami masalah pada kaki, sudah pulih dan siap diturunkan. Kembalinya Wakaso menjadi angin segar bagi lini tengah Semen Padang.
Menghadapi PSIM Yogyakarta, Dejan Antonic mewaspadai kolektivitas tim lawan. Ia menilai Laskar Mataram memiliki pemain lokal dan asing yang berkualitas. "Mereka tidak hanya punya pemain asing yang baik, tapi juga pemain lokal yang sama baiknya. Untuk itu harus mewaspadai seluruh pemain yang turun pada laga nanti," tegas Dejan.
Winger Semen Padang FC, Kasim Botan, yang pernah berseragam PSIM Yogyakarta, menyatakan kesiapannya untuk memberikan performa terbaik. "Kasim yang sebelumnya bermain untuk PSIM menyebut laga lawan mantan tim juga menjadi ajang pembuktian secara pribadi. Ia berjanji akan menampilkan permainan terbaik di laga tersebut," jelasnya.
Dejan menekankan pentingnya kedisiplinan dan fokus sepanjang pertandingan untuk meredam agresivitas PSIM. Seluruh pemain diharapkan mampu menyerap strategi pelatih dengan baik dan memberikan yang terbaik di hadapan pendukung sendiri.



