Semen Padang Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Korban Banjir

Padang – Krisis air bersih yang melanda warga Durian Tarung, Kuranji, akibat banjir bandang akhir tahun lalu, mendapat perhatian serius dari PT Semen Padang. Perusahaan menyalurkan 16.000 liter air bersih untuk membantu sekitar 600 kepala keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan yang disalurkan pada Kamis (15/1/2026) malam menggunakan water truck ini, merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang kesulitan mengakses air bersih pascabencana.

"Air bersih merupakan kebutuhan vital, apalagi dalam kondisi darurat seperti ini. Kami berkomitmen mendukung pemulihan pascabencana," ujar Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, Jumat (16/1/2026).

Idris menambahkan, dukungan dari masyarakat menjadi energi penting bagi perusahaan untuk terus menjalankan peran sosialnya. Selama masa tanggap darurat banjir bandang sebelumnya, PT Semen Padang telah menyalurkan sekitar 232 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak di Kota Padang.

Koordinator Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah menerima laporan dan permintaan langsung dari masyarakat. "Setelah menerima permintaan warga dan melakukan pengecekan, kami langsung menyalurkan bantuan ke enam titik lokasi di sepanjang Jalan Durian Tarung," kata Ferdy.

Bantuan ini mendapat sambutan positif dari warga. Pengurus Masjid Al Abrar, Vila Tarok, Muharmansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Bantuan air bersih dari PT Semen Padang sangat membantu dan dapat memenuhi kebutuhan warga untuk beberapa hari ke depan," ujarnya.

Muharmansyah menjelaskan, kondisi diperparah karena jebolnya saluran irigasi akibat banjir bandang, menyebabkan banyak sumur warga mengering. "Sebagian warga terpaksa mengandalkan air hujan. Sumur bor pun debitnya terus menurun," katanya.

Warga berharap bantuan air bersih dari PT Semen Padang dapat terus berlanjut hingga kondisi lingkungan kembali pulih. Bantuan ini dinilai tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi harapan bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana.