Padang – Semen Padang FC terus mematangkan persiapan menghadapi Championship 2026/2027 dengan mendatangkan dua pemain naturalisasi yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Di tengah sorotan atas tunggakan gaji musim lalu, Kabau Sirah tetap aktif bergerak di bursa transfer dan sudah mengamankan Ilija Spasojevic serta Esteban Vizcarra.
Spasojevic resmi bergabung usai berpisah dengan Bhayangkara FC. Kedatangannya melengkapi Vizcarra yang lebih dulu diumumkan manajemen, sehingga Semen Padang kini memiliki dua pemain naturalisasi berlabel Timnas Indonesia untuk musim depan.
Presiden Semen Padang, Andre Rosiade, sebelumnya menegaskan bahwa komposisi tim akan dibuat lebih kompetitif. Selain dua pemain naturalisasi, Kabau Sirah juga diperkuat sejumlah pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, baik di level senior maupun kelompok umur.
“Alhamdulillah, per 12 Juni pukul 22.00 WIB, skuad Semen Padang FC sudah final. Kami punya tiga pemain asing, dua pemain naturalisasi, dan beberapa pemain yang pernah membela Timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur,” ujar Andre.
Ia menyebut manajemen sengaja memulai persiapan lebih awal agar tim memiliki waktu cukup untuk membangun kekompakan sebelum kompetisi dimulai.
“Kami memang mengambil masa persiapan yang panjang supaya tim bisa mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi musim depan,” katanya.
Selain Spasojevic dan Vizcarra, Semen Padang juga telah memperkenalkan bek asal Montenegro, Igor Cukovic. Secara keseluruhan, Kabau Sirah sudah mendatangkan 19 pemain baru untuk menyambut Championship 2026/2027.
Namun, aktivitas transfer itu masih dibayangi persoalan tunggakan gaji pemain musim lalu. Sejumlah eks pemain seperti Ronaldo Kwateh, Samuel Christianson, dan Irsyad Maulana sempat mengeluhkan hak mereka yang belum dibayarkan melalui media sosial.
Manajemen Semen Padang menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan tanggung jawab kepengurusan sebelumnya. Klub juga berkomitmen menyelesaikan seluruh tunggakan itu paling lambat 1 Agustus 2026.
General Manager Semen Padang, Denny Sulthon, menegaskan dana untuk melunasi kewajiban lama tidak akan diambil dari anggaran operasional tim musim ini.
“Publik perlu memahami, secara yurisdiksi RUPS itu menjadi tanggung jawab manajemen lama bersama PT Semen Padang, dan bukan dibebankan ke pos anggaran operasional manajemen baru kami,” kata Denny.






Komentar