Semen Padang FC Minta Maaf dan Siap Evaluasi Total Pasca-Degradasi

Padang – Manajemen Semen Padang FC secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter dan masyarakat Sumatera Barat menyusul kegagalan tim bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hasil buruk sepanjang musim ini memaksa klub berjuluk Kabau Sirah tersebut harus turun kasta ke Liga 2.

Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek klub, mulai dari manajemen, teknis, hingga strategi pembinaan pemain. Langkah ini diambil sebagai komitmen untuk membangun kembali kekuatan tim agar lebih kompetitif di masa depan.

"Manajemen bersama seluruh elemen tim berkomitmen melakukan evaluasi total sebagai langkah perbaikan guna membangun kembali kekuatan tim agar dapat bersaing dan meraih prestasi lebih baik di masa mendatang," tulis manajemen dalam rilis resminya.

Selain fokus pada pembenahan internal, manajemen juga mengumumkan rencana renovasi Stadion H. Agus Salim. Seiring dengan agenda tersebut, klub memberlakukan penyesuaian harga tiket untuk dua laga kandang terakhir musim ini, yakni saat menjamu Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Kebijakan ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat untuk tetap hadir memberikan dukungan langsung di stadion.

Manajemen turut mengapresiasi loyalitas suporter yang tetap setia mendampingi tim di tengah situasi sulit. Dukungan tersebut diakui menjadi motivasi utama bagi seluruh elemen klub untuk segera bangkit dan kembali lebih kuat pada musim mendatang. Dengan pembenahan yang terencana, Semen Padang FC optimistis dapat segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.