Semen Padang Dukung Atlet Disabilitas Sumbar Raih Mimpi di Olimpiade

Padang – PT Semen Padang tunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan prestasi atlet penyandang disabilitas intelektual di Sumatera Barat. Perusahaan menjadi tuan rumah program Healthy Athletes Special Olympics Indonesia (SOIna), yang menyediakan pemeriksaan kesehatan komprehensif bagi para atlet.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi langkah PT Semen Padang yang secara konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa Healthy Athletes bukan hanya sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga wujud perhatian terhadap masa depan anak-anak dengan disabilitas intelektual.

"Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak dengan intellectual disability. Mereka adalah anak-anak kita, bagian dari masa depan bangsa Indonesia. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, mereka akan lebih berprestasi dan memiliki peluang untuk sukses," kata Mahyeldi saat membuka acara.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial melalui sponsorship dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

"Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat, PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif. Kegiatan Healthy Athletes ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan kami terhadap anak-anak penyandang disabilitas, khususnya atlet SOIna Sumbar," ujar Win. Ia menambahkan, perusahaan ingin anak-anak ini tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu meraih prestasi terbaiknya.

Ketua II SOIna Sumbar, Rafma Teti, menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang. Ia menilai dukungan tersebut sangat penting bagi keberlangsungan pembinaan atlet SOIna di Sumbar. "Kami ingin memastikan anak-anak dengan intellectual disability tidak merasa sendiri, dan mereka bisa tumbuh, berkembang, serta berdaya," kata Rafma.

Tri Juda Airlanga, perwakilan Pengurus Pusat SOIna, menjelaskan bahwa program Healthy Athletes merupakan bagian penting dalam ekosistem pembinaan atlet SOIna. Program ini membantu memetakan kondisi kesehatan secara menyeluruh. "Melalui Healthy Athletes, kami dapat menemukan masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terdeteksi, sehingga bisa segera dilakukan penanganan yang tepat," jelasnya.

Pemeriksaan Healthy Athletes di Indonesia mencakup delapan disiplin, meliputi pemeriksaan umum, kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, promosi kesehatan, kesehatan mental, fisioterapi, dan kesehatan kaki. Hasil pemantauan kesehatan ini akan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna pada Oktober 2026, yang juga menjadi tahapan seleksi menuju ajang internasional di Chile pada 2027.

Tri menambahkan, "Indonesia selama ini menjadi salah satu negara andalan dalam perolehan medali di ajang Special Olympics. Anak-anak dengan intellectual disability ini sangat membanggakan dan telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia."

Kegiatan ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.