Padang – Universitas Andalas (Unand) resmi melepas 1.321 wisudawan dari 156 program studi dalam prosesi Wisuda II Tahun 2026 yang berlangsung pada 9-10 Mei 2026. Momen kelulusan ini menjadi titik awal bagi para lulusan untuk terjun ke dunia profesional dengan membawa bekal karakter dan kompetensi dari kampus terakreditasi Unggul.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, dalam sambutannya menekankan bahwa ijazah hanyalah pintu pembuka, sementara karakter seperti disiplin, kejujuran, dan inisiatif adalah kunci agar lulusan tetap bertahan di dunia kerja. Ia meminta para wisudawan agar tidak panik jika belum mendapatkan pekerjaan segera setelah lulus.
"Yang membedakan orang sukses bukan di mana ananda mulai, tapi bagaimana ananda belajar dan bergerak dari titik awal itu. Mulailah dari mana saja yang bisa dimulai," ujar Efa di hadapan para wisudawan.
Efa juga mengingatkan pentingnya kontribusi nyata sebelum menuntut penghargaan. Menurutnya, lulusan Unand memiliki nilai kompetitif yang diakui dunia, namun harus dibuktikan melalui kerja keras dan konsistensi. Ia turut menekankan pentingnya menjaga jejaring silaturahmi, karena banyak peluang karier yang terbuka melalui rekomendasi dan hubungan baik dengan rekan serta senior.
Dalam kesempatan tersebut, Efa memaparkan sejumlah capaian membanggakan Unand, termasuk raihan akreditasi institusi Unggul dari BAN-PT hingga 2028 serta peningkatan peringkat di kancah global melalui Times Higher Education (THE) 2025. Transformasi digital melalui platform MyUNAND dan sistem SAKU Digital juga menjadi bukti kesiapan kampus menuju masa depan.
Menutup pesannya, Efa mengutip pepatah Minang untuk memotivasi lulusan agar mengenali kelebihan diri dan memberikan kontribusi terbaik di mana pun mereka berada. "Setiap orang punya peran. Setiap orang punya tempat. Yang penting kenali kelebihanmu, tempatkan dirimu dengan tepat, dan berikan yang terbaik dari apa yang kamu miliki," tegasnya.
Prosesi wisuda ini juga menjadi momentum refleksi bagi Unand yang akan segera merayakan Dies Natalis ke-70 dengan mengusung tema "Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak". Selain capaian akademik, Rektor juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya orang tua dari salah satu wisudawan asal Papua Barat yang turut hadir dalam acara tersebut.






