Padang – Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengambil kembali kawasan hutan negara dari pihak-pihak yang menguasainya. Ia menilai kebijakan itu sebagai langkah tegas untuk memulihkan aset negara yang selama ini dimanfaatkan segelintir kelompok.
Hingga saat ini, pemerintah disebut telah menarik kembali hampir 2,8 juta hektare kawasan hutan yang sebelumnya berubah fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Rahmat menyebut kebijakan tersebut sebagai terobosan yang belum pernah dilakukan pemerintahan sebelumnya.
“Saya sangat senang Presiden Prabowo Subianto berani mengambil langkah yang selama ini tidak dilakukan. Ini langkah berani untuk mengambil kembali aset negara yang dikuasai sekelompok kecil orang,” kata Rahmat di Padang, Sabtu (30/5/2026).
Rahmat menjelaskan, usulan pengambilalihan lahan itu juga pernah ia sampaikan dalam pembahasan di Komisi IV DPR RI. Menurut dia, kekayaan alam Indonesia harus dikelola untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.
Ia menambahkan, pengembalian lahan tersebut dapat mendukung sejumlah program strategis pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis. Rahmat berharap kebijakan itu mampu mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadirkan pengelolaan sumber daya alam yang lebih adil.
“Negara harus hadir untuk memastikan seluruh kekayaan alam Indonesia memberi manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya.






Komentar