Prof. Ganefri Bacakan Resolusi Jihad pada Peringatan Hari Santri di Padang

Momen khidmat peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini berlangsung di Kantor Gubernur Sumbar.

PADANG – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat, Prof. Ganefri, membacakan naskah Resolusi Jihad dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat provinsi di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenang kontribusi besar para ulama dan santri dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Prof. Ganefri yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU periode 2026–2031 membacakan naskah bersejarah tersebut dengan khidmat.

Naskah tersebut merupakan dokumen hasil rapat besar wakil daerah Nahdlatul Ulama se-Jawa dan Madura yang berlangsung di Surabaya pada 21–22 Oktober 1945.

Menurut Prof. Ganefri, Resolusi Jihad ini berisi permohonan agar pemerintah mengambil sikap tegas dalam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan negara dan agama.

“Naskah tersebut berisi permohonan kepada Pemerintah Republik Indonesia agar mengambil sikap dan tindakan nyata untuk menghadapi upaya yang membahayakan kemerdekaan, agama, dan negara Indonesia,” ujar Prof. Ganefri.

Dalam bagian keputusannya, Resolusi Jihad menyerukan perjuangan sabilillah demi tegaknya Negara Republik Indonesia yang merdeka.

“Seruan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah perjuangan umat Islam, khususnya ulama dan santri, dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, selaku inspektur upacara.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam agenda tersebut, termasuk Rektor UNP, Ir. Krismadinata, dan Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Drs. Jawari.

Rangkaian acara berlangsung tertib mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan Ikrar Santri.

Peserta upacara juga menyanyikan Mars Hari Santri serta lagu Ya Lal Wathan sebagai simbol semangat kebangsaan.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini diselaraskan dengan tujuan SDG 4 mengenai pendidikan berkualitas dan SDG 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh.

Komentar