Padang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang mencatatkan diri sebagai satu-satunya perusahaan air minum di Sumatera yang berhasil meraih sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Sertifikasi ini menjadi angin segar bagi kualitas layanan air bersih dan memperkuat ekosistem halal di Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran, saat menerima sertifikat halal dari Kepala Balai BPJPH Provinsi Sumatera Barat-Riau-Jambi Ikrar Abdi, menegaskan bahwa sertifikasi ini adalah tonggak penting. "Kota Padang sedang kita dorong menjadi kota gastronomi. Karena itu sertifikasi halal, kebersihan, dan standarisasi yang baik harus menjadi prioritas," ujarnya saat peluncuran Call Center 1500030 Perumda AM, Kamis (5/3/2026).
Proses sertifikasi halal ini tidaklah instan. Ikrar Abdi menjelaskan bahwa BPJPH telah melakukan pemeriksaan intensif selama empat bulan terhadap 15 sumber air baku milik Perumda AM. Pemeriksaan meliputi penilaian sumber air, sistem pengolahan, hingga potensi kontaminasi. "Halal berarti air tersebut aman dan boleh dikonsumsi. Selanjutnya yang diperkuat adalah aspek thayyib, sehingga benar-benar memenuhi prinsip halalan thayyiban," jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Padang telah menggratiskan sambungan air bersih bagi 800 rumah ibadah. Pemerintah pusat juga menggelontorkan investasi sekitar Rp800 miliar untuk pembangunan infrastruktur air minum. "Dengan tambahan investasi ini, kita minta Perumda AM Kota Padang dapat mempercepat penambahan sambungan air bersih bagi rumah tangga, sehingga peningkatan debit air dapat langsung dirasakan masyarakat," tegas Fadly Amran.
Selain sertifikasi halal, Perumda AM Kota Padang juga meluncurkan Call Center 1500030. Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal menyampaikan bahwa layanan ini adalah wujud komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan responsif kepada masyarakat. "Layanan call center ini beroperasi pada hari kerja. Namun, pengaduan yang masuk di luar jam operasional tetap akan diteruskan secara otomatis kepada divisi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya. Melalui layanan ini, pelanggan dapat melaporkan berbagai kondisi darurat terkait layanan air di lapangan.






