Padang – Pemerintah Nagari Panampuang, Agam, menggelar pelatihan pengelolaan limbah menjadi pupuk organik bagi kelompok tani (Keltan) pada 19-20 November 2025. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Sebanyak 48 peserta dari 24 Keltan se-Nagari Panampuang mengikuti pelatihan yang diadakan di Aula kantor Wali Nagari setempat.
Wali Nagari Panampuang, Etriwarmon, menyatakan komitmen pemerintah nagari dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program Sawah Pokok Murah (SPM) dan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).
Narasumber pelatihan adalah Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ampek Angkek, Rismayetti, dan Koordinator BPP Kecamatan Sungai Pua, David Raimon.
Materi pelatihan meliputi teori dan praktik pembuatan pupuk organik padat dan cair dari bahan-bahan lokal seperti jerami, limbah rumah tangga, dan kotoran hewan. Diharapkan, petani dapat menerapkan ilmu tersebut di kelompok tani masing-masing.
Sekretaris Nagari Panampuang, Syahril, menjelaskan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.


Komentar