Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menggelar tradisi makan bajamba bersama masyarakat di halaman Balai Kota Pariaman, Kamis (2/7), untuk memeriahkan HUT ke-24 Kota Pariaman Tahun 2026. Kegiatan ini digelar usai rapat paripurna DPRD Kota Pariaman dalam rangka peringatan hari jadi kota di Gedung DPRD Pariaman.
Sebanyak 260 jamba ditata di bawah tenda yang telah disiapkan untuk menyambut ribuan peserta. Jamuan bersama tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi Kota Pariaman.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan tradisi makan bajamba akan terus dipertahankan sebagai agenda tahunan dalam peringatan hari jadi kota. Ia menjelaskan, jika sebelumnya jamuan makan setelah rapat paripurna dilaksanakan di Pendopo Wali Kota, mulai tahun ini kegiatan itu dipindahkan ke halaman Balai Kota agar bisa diikuti masyarakat.
Menurut Yota Balad, tradisi ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin mempererat hubungan dengan masyarakat dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Ia juga menilai makan bajamba memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Tradisi ini tidak sekadar makan bersama, tetapi juga mengajarkan nilai gotong royong, persaudaraan, dan kebersamaan tanpa memandang status sosial.
Makan bajamba merupakan tradisi Minangkabau yang dilakukan dengan duduk bersama dalam kelompok kecil untuk menikmati hidangan dalam satu jamba. Warisan turun-temurun ini menjadi simbol kebersamaan, saling menghormati, dan penguat silaturahmi.
Yota Balad berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung setiap tahun agar budaya daerah tetap terjaga dan diwariskan kepada anak cucu di masa mendatang.


Komentar