Pemko Padang Panjang Perkuat Aparatur Susun Rencana Pascabencana

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Bimbingan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam penanganan pascabencana.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, membuka kegiatan tersebut di Aula Kantor Lurah Silaing Bawah, Rabu (29/7/2026).

Pelatihan yang digelar BPBD Kesbangpol itu diikuti perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Padang Panjang.

Kegiatan ini disiapkan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menyusun dokumen pemulihan yang cepat, tepat, terpadu, dan akuntabel.

Hendri menekankan bahwa Jitupasna dan R3P menjadi landasan penting dalam pemulihan berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, sosial, ekonomi, hingga pelayanan publik.

“Pengkajian kebutuhan serta penyusunan dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses pemulihan daerah setelah bencana,” kata Hendri.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar hasilnya dapat menjadi perencanaan yang baik dan bisa diterapkan di lapangan.

Kepala BPBD Kesbangpol Padang Panjang, Mihandrik, menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Mihandrik berharap peserta mampu menyusun dokumen sesuai regulasi sehingga proses rehabilitasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Bimtek tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Mihandrik, Joko Siswoyo, dan Muliarson dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Komentar